About Us


pedulikucingterlantar.or.id | Pedulikucingterlantar.online

๐Ÿฑ Menjadi Suara bagi Mereka yang Tak Bisa Bicara

pedulikucingterlantar.or.id | Pedulikucingterlantar.online adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk menyelamatkan, merawat, dan melindungi kucing-kucing terlantar di Indonesia. Kami hadir dari keprihatinan mendalam terhadap nasib ribuan kucing jalanan yang hidup tanpa perlindungan, makanan, atau perawatan layak.

Didirikan oleh sekelompok pecinta hewan yang memiliki visi sama, kami berkomitmen untuk menjadi jembatan harapan bagi kucing-kucing yang terabaikan—mengubah hidup mereka melalui tindakan nyata: penyelamatan, perawatan, sterilisasi, edukasi, dan adopsi.


๐ŸŒฑ Visi Kami

Mewujudkan Indonesia yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan kucing, di mana setiap kucing memiliki kesempatan untuk hidup sehat, aman, dan dicintai.


๐ŸŽฏ Misi Kami

  • Menyelamatkan kucing terlantar dari kondisi yang membahayakan.

  • Memberikan perawatan medis, makanan, dan tempat yang layak.

  • Melaksanakan program sterilisasi massal untuk mengendalikan populasi.

  • Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perawatan dan perlindungan hewan.

  • Memfasilitasi adopsi yang bertanggung jawab untuk kucing yang siap mendapatkan rumah baru.


๐Ÿค Apa yang Kami Lakukan

  • Rescue & Rehabilitasi: Menjangkau kucing terlantar, sakit, atau korban kekerasan.

  • Sterilisasi & Vaksinasi: Upaya pencegahan untuk kesehatan dan populasi yang terkendali.

  • Adopsi Bertanggung Jawab: Menjodohkan kucing yang telah dirawat dengan keluarga yang peduli.

  • Edukasi Masyarakat: Membangun kesadaran melalui kampanye, seminar, dan media sosial.


๐Ÿงก Bergabunglah Bersama Kami

Setiap kucing berhak mendapatkan kasih sayang. Anda bisa ikut berkontribusi melalui:

Bersama, kita bisa membuat perubahan nyata.
Karena satu tindakan kecil bisa menyelamatkan satu nyawa.


pedulikucingterlantar.or.id | Pedulikucingterlantar.online | PeduliKucingterlantar.org |StrayHope.org


“Mereka mungkin tak bisa bicara, tapi mereka merasakan.”